10 Bahan Cekcok Mayoritas Pasutri


PERCEKCOKAN antara pasangan suami istri adalah hal biasa. Menurut penelitian, pasangan rata-rata memiliki 312 perkelahian setiap tahunnya. Dan ternyata, masalah yang biasa diperdebatkan adalah pekerjaan rumah tangga.

Studi yang dilakukan laman betterbathrooms mensurvei 3.000 orang dewasa untuk melihat seberapa banyak waktu yang dihabiskan pasutri untuk berdebat dan bahan perdebatan mereka.

Hasilnya, sebagian besar percekcokan terjadi lantaran alasan sepele, seperti meninggalkan dudukan toilet ke atas, meletakkan handuk basah di tempat tidur, memencet remote televisi, dan sebagainya.

Penelitian ini juga mengungkapkan, wanita cenderung menjadi lebih kesal dengan kebiasaan pasangan mereka daripada pria. Namun, jangan mengira bahwa pria kebal dengan kebiasaan menjengkelkan wanita. Hanya saja, pria tidak suka terlibat dengan pertengkaran semacam ini.

“Semua pasangan berdebat, tapi kebanyakan pada hal-hal sederhana seperti pekerjaan rumah tangga. Tampaknya banyak waktu dihabiskan untuk membuang kebiasaan buruk pasangannya,” kata Nick Elson, juru bicara betterbathrooms.

Padahal, bukan tak mungkin bila gangguan kecil ini memberikan ketegangan bagi ketentraman rumah tangga.

Selanjutnya, medan pertempuran yang paling umum adalah dapur, dan biasanya terjadi atas dalih kebersihan. Faktanya, 8 dari 10 orang menyatakan bahwa mereka sering membersihkan dapur sedangkan lainnya mengaku terus mengomel. Tetapi, 25 persen wanita mengakui bahwa hal tersebut mengubah perilaku pasangan mereka menjadi lebih baik.

Berikut, 10 bahan perdebatan kebanyakan pasutri seputar pekerjaan rumah tangga, seperti dilansir dari betterbathrooms:
1. Sumbatan di wastafel
2. Meninggalkan bercak di toilet
3. Membolak-balik saluran televisi
4. Tidak mengganti tisu gulungan toilet
5. Meninggalkan dudukan toilet dalam posisi ke atas
6. Membiarkan lampu menyala
7. Meninggalkan cangkir kotor di sekitar rumah
8. Meninggalkan handuk basah di lantai atau tempat tidur
9. Menimbun barang tak terpakai
10. Tidak menyiram toilet setelah dipakai

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s