Mengapa Ibu Mertua dan Menantu Perempuan Jarang Akur?


Hubungan buruk antara ibu mertua dan menantu wanitanya acap kali menjadi perdebatan yang menarik untuk dibahas. Sebab, tidak banyak perempuan yang memiliki hubungan yang hangat dengan ibu mertua mereka.

Ieda Purnomo Sigit Sidhi, SPsi mengungkapkan, ketidakharmonisan tersebut timbul karena di antara kedua perempuan di antara satu pria menciptakan persaingan. Mereka saling mengukur siapa yang lebih disayangi, dicintai, atau diperhatikan oleh pria yang menjadi suami (si istri) atau anak (si mertua).

Ieda menambahkan, secara garis besar, hal itu disebabkan oleh tiga hal: cinta, perhatian, dan finansial. Pokoknya, segala hal yang dibutuhkan dalam hidup.

“Yang perlu diingat, kondisi di Indonesia berbeda dengan di India. Di India, posisi menantu perempuan kalah oleh ibu mertuanya. Soalnya di sana tidak ada sistem kasta dan uang mahar. Sementara budaya itu tidak ada di sini,” tuturnya.

Karena itu, Ieda menyarankan, untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya aturan main sudah ditetapkan serba jelas sedari awal. Sebelum menikah, calon pasangan harus tahu secara jelas dan bisa mengenal masing-masing keluarga sedalam-dalamnya. Memang, hal ini tidak bisa menjamin 100 persen takkan muncul konflik. Namun, setidaknya bisa meredakan perbedaan yang ada.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s