Apa Penyebab Pria Tak Puas dengan Ukuran “Mr. P” ?


Isu mengenai ukuran alat vital pria dan performa di ranjang, memang paling menarik untuk dibahas. Jika wanita seringkali tidak percaya diri dengan bentuk tubuh, maka pria tidak percaya diri akan ukuran penis mereka.

Size does or doesn’t matter  itu semuanya kembali lagi pada masing-masing pasangan, karena kalau diri sendiri dan pasangan merasa nyaman dengan ukuran Mr.P maka tidak akan ada masalah,” kata Psikolog Seksual, Zoya Amirin saat konferensi pers Durex beberapa waktu silam.

Zoya menambahkan, ada beberapa masalah yang dialami oleh sejumlah pria mengenai ukuran alat vital mereka. Namun, satu yang paling mengganggu adalah kekhawatiran pria akan ukuran “aset” berharganya, apakah dapat membahagiakan pasangannya atau tidak.

Kondisi tersebut bisa jadi dikarenakan kebiasaan wanita, saat kurang puas pada kualitas bercinta pasangannya, mereka langsung “menunduh” penyebabnya adalah ukuran penis pasangan. Parahnya, mereka kerap mendiskusikan hal ini kepada teman-temannya.

“Saat ada masalah, banyak orang yang mencari kambing hitam dari pasangannya. Salah satunya adalah ukuran penis pasangannya, lalu jadi membandingkannya dengan aktivitas seksual mereka,” katanya.

Namun, ternyata bukan cuma perempuan saja yang berpikir bahwa ukuran penis adalah segalanya. Terkadang, pemikiran tersebut justru berasal dari kaum pria sendiri. Seperti yang diungkapkan oleh seorang aktor, Oka Antara, yang mengatakan bahwa sebenarnya berpengaruh atau tidaknya ukuran penis terhadap aktivitas bercinta tergantung pada kepercayaan diri masing-masing individu.

“Buat pria, ukuran penis sebenarnya sangat berpengaruh. Namun, ini balik lagi kepada kepercayaan diri  yang dimiliki. Ada pria yang seumur hidup merasa insecure dengan ukuran alat kelaminnya dan ada juga yang merasa terintimidasi oleh lingkungan sekitarnya karena adanya tuntutan untuk memiliki ukuran penis yang besar,” kata Oka.

Tak bisa dimungkiri bahwa pria seringkali khawatir berlebihan terhadap ukuran penis mereka. Bahkan, tak sedikit yang berpikir kalau kebanyakan wanita lebih suka pria dengan ukuran alat kelamin yang besar, padahal sebenarnya tidak juga. “Ada juga yang tidak terlalu peduli ukuran karena yang penting bisa memuaskan. Buat apa ukurannya besar tapi tidak memuaskan,” ujar Zoya.

Intimidasi lingkungan juga menjadi sumber rasa minder yang dirasakan oleh pria. Selain anggapan yang mengaitkan ukuran penis dan kemampuan bercinta, para pria juga sering saling membangga-banggakan “milik” mereka sendiri. Akhirnya mereka percaya bahwa ukuran yang besar membuat membangkitkan rasa percaya diri.

Lebih lanjut, Zoya dan Oka sama-sama setuju bahwa tidak selamanya ukuran penis mencerminkan kualitas bercinta. Selama saling merasa nyaman dan saling menerima pasangan apa adanya, maka seks bisa menjadi kegiatan yang saling mendebarkan serta membahagiakan mereka.

“Jika antar pasangan bisa saling menerima kondisi pasangannya, dan mereka berdua juga sudah terkoneksi satu sama lain, maka mereka akan merasa nyaman dengan kondisi masing-masing. Akhirnya, ukuran Mr. P tidak akan jadi masalah,” ujar Zoya.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s