Apakah Anda Sexually Intelligent?


Punya kemampuan bercinta yang hebat dan seluruh organ seksual Anda berfungsi dengan baik saat usia di bawah 20 tahun, jangan merasa dulu Anda luar biasa. Ini arti sebenarnya apakah memang Anda memiliki intelegensi seksual atau tidak?

“Sexually intelligent bukan mengukur kemampuan Anda di tempat tidur atau bagaimana Anda bisa berfungsi saat bercinta. Intelegensi seksual adalah kemampuan untuk menciptakan dan menjaga gairah dalam situasi yang sebenarnya kurang sempurna atau nyaman, kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan tubuh, keingintahuan dan keterbukaan pikiran tentang arti baru kenikmatan, kedekatan dan kepuasaan dan kemampuan untuk menyesuaikan ketika sesuatu hal terjadi tidak sesuai harapan,” demikian definisi yang diungkapkan Marty Klein dalam bukunya Sexual Intelligence, seperti dikutip CNN.

Dari definisi sexually intelligent yang diungkapkan oleh Marty tersebut, pakar seks Ian Kerner menyimpulkan apa artis sebenarnya intelegensi seksual. Sexually intelligent = informasi + kemampuan emosional + kemampuan menyadari kondisi tubuh.

Jika bicara soal seks, menurut Ian, mendapatkan informasi yang akurat sangat penting. Sekarang ini, terlalu banyak informasi yang hanya sekadar mitos sehingga menyesatkan. Salah satu sumber informasi menyesatkan itu adalah film porno.

Sedangkan mengenai kemampuan emosional, menurut Ian, kemampuan itu dimiliki ketika seseorang mampu berkomunikasi secara empati dan jujur dengan pasangannya. Namun kenyataannya kemampuan ini belum banyak dimiliki pasangan.

Apakah setiap orang mampu menjadi pintar secara seksual? Tentu bisa asalkan mau menerapkan tiga hal yang sudah disebutkan di atas yaitu keinginan untuk mencari tahu informasi yang benar, memiliki kemampuan emosional dan bisa menyadari kondisi tubuh.

Untuk bisa menerapkan tiga hal di atas diperlukan latihan. Latihan ini menekankan pada sensasi kondisi psikis ketimbang fisik. Tujuan dari latihan ini adalah untuk membangun sexual self-awareness pasangan dan pemahaman apa yang disukai pasangan mereka.

Dalam bukunya Klein menulis lagi, intelegensi seksual seseorang berbeda-beda dalam setiap rentang usia. “Pada usia 20-an, kita mengeksplorasi dunia seksual, di usia 30-an kita menjadi lebih dekat dengan pasangan dan membangun ritme seksual, pada usia 40-an kita bertoleransi dan beradaptasi pada perubahan, di usia 50-an, kita mengucapkan selamat tinggal pada seks di usia muda dan di usia 60-an kita menciptakan gaya seksual yang baru,” tulisnya.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s