Ini Syaratnya Jika Ingin Pernikahan Lebih Harmonis dengan Fantasi Seks


Pasangan yang sudah menikah bertahun-tahun terkadang bisa merasakan kehidupan seksnya hanya sebuah rutinitas. Agar seks tak hanya sekadar kewajiban, pasangan perlu melakukan langkah-langkah baru seperti mewujudkan fantasi bercinta.

Psikolog klinis Nadya Pramesrani mengatakan fantasi seks ini menjadi variasi dalam sebuah pernikahan yang sudah berjalan lama. Variasi dengan fantasi tersebut bisa kembali menghidupkan gairah dalam kehidupan seks.

“Harmonis bisa menjadi salah satu manfaat yang dirasakan,” ujar Nadya yang menjadi psikolog klinis di Klinik Terpadu Fakultas Psikologi UI dan dosen di Universitas Bina Nusantara .
Namun jika ingin manfaat keharmonisa itu dirasakan, Nadya menambahkan, ada syaratnya. Sebelum diwujudkan dalam sesi bercinta, pasangan sebelumnya sudah harus sepakat dulu mengenai fantasi bercinta yang diinginkan.

“Di awal terjadi kesepakatan antara pasangan tersebut untuk melakukan fantasi bercinta sesudai dengan keinginan berdua, bukan karena keinginan salah satu pasangan saja,” jelas psikolog lulusan Universitas Indonesia itu.

Selain membuat membuat pernikahan harmonis, fantasi bercinta juga memiliki manfaat lain. Seperti dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini manfaat dari fantasi bercinta:

1. Penelitian menunjukkan, orang yang suka berfantasi jadi lebih nyaman dan bahagia saat bercinta. Mereka juga jadi lebih sering bercinta.

2. Beberapa terapis seks menganggap pasangan yang tidak pernah berfantasi memiliki kehidupan seks kurang sehat. Para peneliti percaya mereka yang mengaku tidak pernah berfantasi atau tak mau mengakuinya, kurang memperhatikan isi otak mereka sendiri atau menerima fantasi melalui film atau buku.

3. Fantasi bisa memunculkan ide-ide baru untuk bercinta. Hal ini sangat bermanfaat bagi Anda dan pasangan, terutama bila sang suami bukan tipe pria yang suka bereksperimen. Tidak selalu pria yang ‘menjalankan’ permainan, Anda pun bisa mengambil alih dengan mengikuti fantasi Anda.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s