Menentukan Arah Rumah Menurut Ilmu Fengshui untuk Datangkan Rezeki


Dalam budaya Tionghoa, ilmu Fengshui sering digunakan sebagai salah satu patokan dalam proses pembangunan rumah. Tujuannya untuk memastikan rumah tersebut dibangun dengan Qi atau sebuah kekuatan alam yang dialirkan oleh angin yang membawa energi positif serta dipercaya dapat mendatangkan rezeki. Fengshui bekerja dengan mempertimbangkan beberapa aspek seperti lokasi, sumbu waktu, dan arah.

Peramal dan ahli Fengshui Suhu Yo mengemukakan bahwa di tahun ini rumah-rumah yang akan beruntung menghadap ke arah selatan atau utara. “Dulu kan rumah-rumah hadapnya ke timur, katanya kalau ke barat panas. Tapi memang sudah beberapa tahun ini orang-orang selalu cari rumah yang arah selatan atau utara,” jelas Suhu Yo s

Hal ini dikarenakan dalam ilmu Fengshui, banyak orang yang mempercayai bahwa rezeki itu datangnya dari arah selatan dan berlari ke utara atau sebaliknya. Sehingga jika rumah yang menghadap ke timur atau barat dikhawatirkan rezekinya akan kurang bagus.

Lebih lanjut pria 52 tahun ini menerangkan, di tahun-tahun sebelumnya kebanyakan orang menghabiskan lahan tanah untuk dibangun. Namun beberapa tahun belakangan ini mereka lebih suka menyisakan sedikit lahan sebagai taman atau pekarangan kecil.

“Sekarang ini sudah banyak yang bangun rumah dan menyisakan minimal sepertiga lahan kosong. Kemudian di sisi sebelah kiri kanan diberi ruang kosong sekitar satu meter sehingga energinya berkumpul biar dapat hoki,” terangnya lagi.

Di 2015 yang merupakan tahun kambing kayu, umumnya orang lebih menyukai rumah yang berjenis cluster atau tanpa pagar. Alasannya, agar tidak menutup rezeki. Tetapi jika ingin tetap menggunakan pagar, ilmu Fengshui pun bisa menentukan pilihan warna pagar yang baik.

Menurut pria yang mengaku bisa meramal sejak kecil ini, sebaiknya tidak memberikan warna merah pada pagar rumah karena dikhawatirkan akan membuat orang yang tinggal di dalamnya memiliki emosi tinggi. Ia menyarankan sebaiknya memilih warna-warna netral seperti abu-abu, krem, emas atau cokelat muda

Bukan hanya tata letak dan penempatan rumah, bangunan yang digunakan untuk keperluan usaha seperti rumah toko (ruko) pun bisa ditata sesuai ilmu Fengshui jika ingin bisnis atau usaha lebih beruntung di 2015. Pemilik nama asli Tjong Kwang Seng ini mengatakan pemilihan ruko tidak bisa dilakukan sembarangan. Menurutnya, tata letak ruko terdiri dari ruko masuk perumahan dan ruko keluar perumahan.

Dijelaskan Suhu Yo, ruko masuk perumahan merupakan bangunan ruko yang berada di sisi jalan dimana kendaraan atau orang melintasinya untuk menuju ke rumah. Sementara ruko keluar perumahan berada di sisi jalan tempat kendaraan dan orang lewat untuk keluar dari rumah. Ia menyarankan, bisnis restoran atau makanan akan lebih baik jika berada di sisi ruko masuk rumah.

“Kalau ruko masuk rumah kebanyakan diisi dengan restoran atau yang jual makanan. Soalnya terkadang orang-orang kalau pulang kerja suka mampir beli makanan dulu. Kalau ruko keluar rumah biasanya diisi dengan bank, ATM dan rumah sakit,” ujarnya.

Suhu Yo kembali menambahkan, “Kalau mau usaha restoran laku pilihnya ruko masuk rumah karena kalau di ruko keluar rumah omzet jadi turun.”

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s