Gaya Fashion Klasik dan Konvensional Diprediksi Akan Tren di 2016


Setiap tahunnya tren mode terus berganti. Bukah hanya mengedepannya inovasi, namun juga kembali ke masa lalu yang dikemas dengan gaya kekinian. Inilah prediksi potongan busana yang akan marak mewarnai industri mode Tanah Air pada awal 2016.

Desainer Barli Asmara memprediksi, busana klasik dan simpel akan tren di 2016. Potongannya tidak lagi asimetris tetapi tegas yang akan memberi kesan clean. Dikatakan oleh desainer yang pernah berkolaborasi dengan Dian Pelangi itu, material transparan dan aksen embroidery mendominasi busana untuk tampil klasik di tahun ini.

“Kalau aku lihat dari review fashion-nya banyak yang mengeluarkan busana klasik, clean, dan edgy. Tiga hal itu akan selalu ada di 2016. Kalau gaya, layering trennya. Misalnya crop top dalamnya kemeja, celana pendek, tumpuk-tumpuk, dan sheer lumayan banyak juga nanti tapi bukan transparan seksi tapi lebih meringankan baju tersebut,” ungkap Barli.

Untuk detail busananya sendiri, Barli melihat grafis dengan teknik 3D, ornamen batu permata, dan taburan payet akan menguat. Sedangkan soal warnanya, pria yang berkarya sejak 2001 ini membeberkan bahwa warna-warna bumi seperti nude, warna turunan cokelat, dan hijau buah zaitun masih diminati.

Ada palet lain yang akan muncul dan lebih bernuansa fruity tetapi bukan warna pastel. Ia memberikan contoh rancangan desainer kenamaan asal Italia, Marni.

Meski ada tendensi tren fashion, menurutnya setiap desainer nantinya akan tetap mengeluarkan koleksi sesuai DNA rancangannya masing-masing. Hanya saja tampilannya secara keseluruhan yang ditonjolkan berusaha mengikuti tren.

“Balik lagi setiap desainer punya konsistensi dan komitmen, misalnya aku harus terlihat bahwa itu Barli baik cutting-nya, warnanya juga basic seperti hitam, putih, nude,” tambahnya.

Selain Barli, desainer lain yang turut mengungkapkan tren busana 2016 adalah Anne Avantie. Desainer khusus kebaya tersebut memaparkan, kebaya klasik akan populer di 2016. Kebaya berpotongan konvensional akan menjadi favorit para wanita pada tahun ini.

“Munculnya kutu baru tapi yang kuno, kartini, banyak sekali material yang ditinggalkan nanti akan hadir kembali. Saya juga mencoba merenda ulang sebuah masa yang menghadirkan sesuatu yang kuno tapi sekarang muncul dengan inovasi baru,” papar Anne

Tidak hanya siluet kebaya, desainer 61 tahun ini juga memprediksi warna kebaya yang banyak diminati pada tahun ini. Warna palet oranye, hijau, serta biru emerald akan menjadi warna favorit yang banyak dipilih wanita di tahun ini.

“Kalau dilihat dari warnanya, oranye, hijau, dan warna biru emerald. Tapi warna dasar kebaya seperti putih, merah, itu akan terus berjaya karena tidak akan mundur dan maju,” katanya.

Kendati demikian, desainer asal Semarang itu mengatakan tidak harus terpaku dengan tren saat membuat suatu karya. Janganlah takut untuk berkreasi dan mengeluarkan inovasi baru dalam dunia fashion. Bahkan, dirinya mengaku tidak takut untuk dicontek.

“Inovasi saya sering dibilang kebablasan tapi saya pikir tak ada aturan untuk berinovasi. Saya mau dibilang apa saja silakan, saya mau dicontek juga silakan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s